Bodoh! aku harus memulai
darimanaa? kenapa tidak seperti biasa, ide bisa mengalir begitu saja.
kenapa malam ini gw bodohh! satu huruf saja sulit rasanya,
apa lg satu kata? satu kalimat? satu paragraf?
aarghh ada apa! sepertinya otak ini lagi buntu, di padati
setan-setan malam yg sedang berpesta.
Inginku menulis sebuah karya pertama, tapi apa? hanya bisa
menghina diri ini yg begitu bodohh! lalu buat apa, motivasi-motivasi yg telah
gue dpt dari mereka. sudah gue berusaha menyuruh otak ini bekerja, tapi tidak dapat
apa-apa.
Ya akhirnya gw tulis aja, apa
kata setan-setan yg sedang berpesta di kepala.
Gue tetap berusaha agar mreka tidak memasuki hati gue,
karena di situ ada semangat yg berkobar seperti rumah yg terbakar.
"Heh jangan kau lanjutkan! mending kau keluar mencari
udara segar, atau sekedar jalan-jalan keluar kamar" kata setan yg berusaha
membujuk saya.
Ingin ku berbalik dari depan kertas maya di monitor laptop,
dan menuruti kata setan yg sedang bersahabat dengan saya. arghh! otak tak
berguna! mending cari hiburan di ramai nya malam.
Do you want the changes to document? tidak ku sengaja
tiba-tiba muncul sederet kalimat di atas kertas maya. No! jari ini mengeklik
dua huruf itu.
Tanpa berlama-lama ku tutup laptop tanpa cara seperti biasa,
mungkin ini ajaran setan yg baru bersahabat. Cetett.. mereka berhasil
membujukku dengan rayuan singkat seprti itu.
"heii kembali kepadaku, elus aku dengan kasih sayangmu,
sentuh aku dengan niat di hatimu! jgn kau buang motivasi yg pernah
menyemangatimu, semudah itu kau mencacimaki dirimu, apa kamu amnesia? lupa
dengan impianmu?" mungkin hanya malam ini benda mati yg bicara padaku.
Aku mulai berfikir jernih kembali, ku urungkan niatku
menuruti kata teman baruku. Kubuka kembali benda mati yg bicara padaku, maaf
aku lalai kepada Tuhanku, sampai menjadikan nya teman di malam kelam. Aku mulai
mengasah pikiran, ku coba tulis satu persatu kata, kususun menjadi kalimat yg
tak bermakna. Karena kutau hasil pertama tidak mungkin sempurna.
Sekarang
setan tak lagi sahabatku melainkan musuhku, baru kusadari itu. Mereka begitu
cerdik membujukku.
Cerita pertama yang ku tulis dengan hati yang berkeceruak,
di temani pikiran yang tak mudah ku pahami seperti biasa. Beberapa kalimat
tentang orang bodoh yang di perdaya setan di malam kelam.
22102014 MALAM NILAM
22102014 MALAM NILAM
0 komentar:
Posting Komentar